Tour Aqsa Jordan Mesir Surabaya 2022

Tour Aqsa Jordan Mesir Surabaya 2022

Sahabat Satutour, Sudah merencanakan dan bersiap turut rombongan dan bergabung  Tour Aqsa Jordan Mesir 2022?. Tour ini akrab disebut  tour  tiga  negara. Dan seluruh bagiannya menarik. Karena ada nilai spiritual yang tinggi, bukan hanya nilai perjalanan biasa. Banyak yang mengidamkan bisa melihat dan menapakkan kaki diketiga negara ini. Negeri para nabi, negeri yang menjadi bagian awal sejarah ajaran agama-agama didunia. Bahkan tiga agama besar didunia diawali dari ketiga negara ini.

Tour Aqsa Jordan Mesir dari Surabaya 2022. Tour lengkap dari wisata sejarah, wisata religi dan wisata unik. Disana masih banyak peninggalan peradaban awal manusia. Bahkan tempat-tempat yang disebutkan dalam kitab suci Al Qur’an. Nabi Ibrahim, Nabi Yusuf, Nabi Ismail, Nabi Ishaq, Nabi Muhammad SAW dengan isra’ mi’raj nya. Dan banyak kisah berharga tak terhitung.

Tujuan utama trip adalah Masjid Al Aqsa di Palestina, ziarah makam para Nabi yang tersebar di Kota Suci Jerusalem, Hebron, Bethlehem dan Amman. Selain itu kita juga akan mengunjungi Cairo yang merupakan Ibukota dari Mesir.

Persiapan ilmu dan spiritual.

Sahabat satutour, spiritualitas dan ibadah menjadi konsen tour. Beberapa hal perlu dipersiapkan terkait dengan ilmmu dan nilai spiritualitas perjalanan ke Masjidil Aqsha ini. Meskipun nama tour nya adalah tour Aqsa Jordan Mesir Surabaya 2022. Substansi dari perjalanan adalah anjuran Nabi SAW dan keutamaan tempat-tempat yang tercantum di dalam Al Qur’an. Mari sahabat satutour saya ajak untuk menyusuri riwayat yang memberikan jejak sejarah tiga negara yang akan sahabat kunjungi.

Keutamaan dan hal utama yang diraih saat mengunjungi Masjid Al Aqsha

Setiap perjalanan hendaknya menjadi pelajaran bagi kita. Tak terkecuali perjalanan tour Aqsa Jordan Mesir Surabaya 2022. Mari fahami keutamaan dan jangan sampai ada yang terlewat saat kita mempersiapkan hingga nanti menuntaskan trip. Kita mulai dari Masjidil Aqsha di

Palestina. Berikut adalah hal-hal utama tersebut:

Pertama, Nilai Sejarah Masjid yang Diberkahi

Sabhabat satutour, apakah pernahmemiliki pertanyaan seperti  “Di bumi ini masjid manakah yang merupakan masjid pertama dibangun?”

Pertanyaan shabat sejalan dengan pertanyaan Abu Dzar Al Ghifari ra dalam riwayat ini,

Dari Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu beliau berkata,

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ مَسْجِدٍ وُضِعَ أَوَّلَ قَالَ الْمَسْجِدُ الْحَرَامُ قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ ثُمَّ الْمَسْجِدُ الْأَقْصَى قُلْتُ كَمْ كَانَ بَيْنَهُمَا قَالَ أَرْبَعُونَ ثُمَّ أَيْنَمَا أَدْرَكَتْكَ الصَّلَاةُ بَعْدُ فَصَلِّهِ فَإِنَّ الْفَضْلَ فِيْهِ وَفِيْ رِوَايَةٍ أَيْنَمَا أَدْرَكَتْكَ الصَّلَاةُ فَصَلِّ فَهُوَ مَسْجِدٌ

Aku bertanya, “Wahai, Rasulullah. Masjid manakah yang pertama kali dibangun?” Beliau menjawab, ‘Masjidil Haram”. Aku bertanya lagi : Kemudian (masjid) mana?” Beliau menjawab, “Kemudian Masjidil Aqsha”. Aku bertanya lagi : “Berapa jarak antara keduanya?” Beliau menjawab, “Empat puluh tahun. Kemudian dimanapun shalat menjumpaimu setelah itu, maka shalatlah, karena keutamaan ada padanya”. Dan dalam riwayat lainnya : “Dimanapun shalat menjumpaimu, maka shalatlah, karena ia adalah masjid

[HR Al-Bukhari dan Muslim, dari Abu Dzar]

Jadi pendahulu para masjid adalah Masjidil Haram di Mekah Al Mukaromah, 40 tahun kemudian ada Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis, Palestina.  Pertanyaan sahabat satutour terjawab. Kabar baiknya sahabat akan mengunjunginya. Masjidil Aqsa adalah tempat yang diberkahi. Karena masjid kedua dibumi. Dan nilai-nilai kenabian melekat dalam sejarah dan perjalanan Masjidil Aqsa. Barakallaah.

Kedua, Nilai Shalat di Masjidil Aqsa

Shalat di Masjidil Haram nilai pahalanya 100.000 kali lipat. Nilai shalat di Masjid Nabawi pahalanya 1000 kali lipat, dan nilai  pahala Shalat di Masjidil Aqsha 250 kali lipat. Hal ini senada dengan sebuah riwayat,

Dari Abdullah bin Amru bin Al-Ash, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda.

أَنَّ سُلَيْمَانَ بْنَ دَاوُدَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا بَنَى بَيْتَ الْمَقْدِسِ سَأَلَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ خِلَالًا ثَلَاثَةً سَأَلَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ حُكْمًا يُصَادِفُ حُكْمَهُ فَأُوتِيَهُ وَسَأَلَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِهِ فَأُوتِيَهُ وَسَأَلَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ حِينَ فَرَغَ مِنْ بِنَاءِ الْمَسْجِدِ أَنْ لَا يَأْتِيَهُ أَحَدٌ لَا يَنْهَزُهُ إِلَّا الصَّلَاةُ فِيهِ أَنْ يُخْرِجَهُ مِنْ خَطِيئَتِهِ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ (فِيْ رِوَايَةٍ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَّا اثْنَتَانِ فَقَدْ أُعْطِيَهُمَا وَأَرْجُو أَنْ يَكُونَ قَدْ أُعْطِيَ الثَّالِثَةَ “Sesungguhnya , ketika Sulaiman bin Dawud membangun Baitul Maqdis, (ia) meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala tiga perkara. (Yaitu), meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar (diberi taufiq) dalam memutuskan hukum yang menepati hukumNya, lalu dikabulkan ; dan meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dianugerahi kerajaan yang tidak patut diberikan kepada seseorang setelahnya, lalu dikabulkan ; serta memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala bila selesai membangun masjid, agar tidak ada seorangpun yang berkeinginan shalat disitu, kecuali agar dikeluarkan dari kesalahannya, seperti hari kelahirannya” (Dalam riwayat lain berbunyi : Lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata : “Adapun yang dua, maka telah diberikan. Dan saya berharap, yang ketigapun dikabulkan)” (HR Nasaa’i, HR. Ahmad, HR. Ibnu Hibban, HR Baihaqi)

Dalam riwayat lainnya,

Dari Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata.

تَذَاكَرْنَا وَ نَحْنُ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّهُمَا أَفْضَلُ أَمَسْجِدُ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْ بَيْتِ الْمَقْدِسِ ؟ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صلاَةٌ فِيْ مَسْجِدِيْ أَفْضَلُ أَرْبَعِ صَلَوَاتٍ فِيْهِ وَلَنِعْمَ الْمُصَلَّى هُوَ وَلَيُوْشَكَنَّ لأَنْ يَكُوْنَ لِلرَجُلِ مِثْلُ شَطْنِ فَرَسِهِ (وَفِيْ رِوَايَةٍ “مِثْلُ قَوْسِهِ”) مِنَ الأَرْضِ حَيْثُ يُرَى مِنْهُ بَيْتُ الْمَقْدِسِ خَيْرٌ لَهُ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا

“Kami saling bertukar pikiran tentang, mana yang lebih utama, masjid Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam atau Baitul Maqdis, sedangkan di sisi kami ada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Satu shalat di masjidku lebih utama dari empat shalat padanya, dan ia adalah tempat shalat yang baik. Dan hampir-hampir tiba masanya, seseorang memiliki tanah seukuran kekang kudanya (dalam riwayat lain : seperti busurnya) dari tempat itu terlihat Baitul Maqdis lebih baik baginya dari dunia seisinya” (HR. Ath Thabrani)

Apakah sahabat satutour sudah mencoba menghitung dan membandingkan dengan Sholat di Masjid dimana sahabat tinggal?. Sekali sholat dhuhur misalnya, setara hampir 10 bulan pahala dhuhur yang disatukan. Maa Shaa Allah.

Kemudian, dari keterangan hadist tersebut dengan jelas di kabarkan. Tempat itu menjadi tempat yang diberkahi. Sepetak tanahnya, bisa lebih bernilai dari dunia seisinya. Demikianlah tempat yang diberkahi di sekitar Masjidil Aqsa di Palestina.

Ketiga, Menghayati Nilai Kenabian

Sejarah kenabian yang berhubungan dengan Palestina sangat banyak , ada 10 Nabi yang tercatat memiliki riwayat berhubungan dengan Palestnaina. Nabi –nabi tersebut adalah Nabi Ibrahim as, Nabi Muhammad SAW, Nabi Musa as, Nabi Yaqub as, Nabi Yusuf as, Nabi Sulaiman as, Nabi Luth as, Nabi Daud as, Nabi Ishaq as, Nabi Isa as. Setiap nabi memiliki kisah, sejarah, teladan dan ajaran. Sahabat juga sebaiknya sambil merefreh kembali sejarah kenabian agar saat trip pelajaran-pelajaran juga nilai-nilai keutamaan bisa diperoleh.

Keempat, Mereview Peristiwa Isra’ Mi’raj

Kaum muslimin hingga hari ini menjalankan Sholat fardhu lima waktu. Ingatlah, bahwa perintah shalat wajib terserbut disampaikan Allah SWT langsung kepada Rosulullah SAW dalam peritiwa Isra’ Mi’raj. Maa Shaa Allah, betapa kaya pelajaran daam Tour Jaqsa Jordan Mesir ini….

Maka sahabat satutour dalam memilih tour Aqsa Jordan Mesir Surabaya 2022 pastikan memilih travel yang memiliki kemampuan untuk memaksimalkan sahabat menapaktilasi sejarah utama tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *